Top posting users this week

Latest topics
» Ngobrol santai # 9
by bharatayuda Tue Nov 29, 2016 10:19 am

» Obat Aborsi Cytotec Murah cs 082242645439
by segershop Thu May 12, 2016 10:37 am

» Booster Oil Daun Bungkus Obat pembesar penis Pin 2b4ade41
by segershop Thu Jan 28, 2016 10:36 am

» Alida Candy Obat Perangsang bbm 2b4ade41
by segershop Tue Dec 01, 2015 10:17 am

» Daun Bungkus @ Obat Pembesar penis Pin 2b4ade41
by segershop Wed Oct 21, 2015 10:15 am

» Kenalan YUK!#2
by hend21 Mon Aug 10, 2015 2:40 pm

» source inject telkomsel 2015 work sulawesi
by agus peace Fri Jul 31, 2015 10:23 pm

» Mempercepat Koneksi Internet
by rebels Thu Jul 16, 2015 9:11 pm

» NEW INJECT THREE ALL IPC
by rebels Thu Jul 16, 2015 9:11 pm

» salam kenal
by rebels Thu Jul 16, 2015 9:11 pm

» #ask andromax c3
by rebels Thu Jul 16, 2015 9:10 pm

» Kode Rahasia pada 0S Android..
by rebels Thu Jul 16, 2015 9:10 pm

» Cara mendapatkan kuota XL
by rebels Thu Jul 16, 2015 9:08 pm

» Kupas Tuntas SSH Tunneling
by m4xx3l Tue Jun 09, 2015 9:20 am

» Jual Alat Bantu Sex *Pria* Maupun *Wanita* Terlengkap PIN BB 2B4ADE41
by segershop Tue Mar 17, 2015 7:06 am

PTM
free counters

Mekanisme Penambahan Kanal 3G Harus Tepat

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mekanisme Penambahan Kanal 3G Harus Tepat

Post by Gaptex on Mon Jun 11, 2012 1:08 am

Pengamat: Mekanisme Penambahan Kanal 3G Harus Tepat


Jakarta (ANTARA) - Pemerintah diminta agar lebih bijaksana dalam menetapkan mekanisme penambahan kanal spektrum seluler generasi ketiga (3G) bagi operator dengan memperhatikan kondisi terkini industri telekomunikasi.

"Frekuensi merupakan sumber daya terbatas yang harus dikelola dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat bagi perekonomian dan menjamin kepastian dalam industri telekomunikasi nasional," kata kata Pengamat Telekomunikasi Mas Wigrantoro Roes Setiyadi di Jakarta, Minggu, malam.

Menurut Mas Wigrantoro, lembaga telekmunikasi dunia mengatur hak sewa frekuensi dalam empat model yakni "first come first served" (administration process), lelang (auction), seleksi (beauty contest) dan undian (lotery).

Saat ini yang biasa diadopsi negara-negara adalah lelang dan seleksi, yang secara umum "first come first served", sementara pola "lotery" sudah tidak banyak diaplikasikan.

Lelang dianggap lebih fair, prosesnya relatif transparan sehingga peluang kongkalikong antar operator dan regulator semakin berkurang.

Namun dijelaskan, lelang lebih banyak dipengaruhi pemikiran bahwa spektrum frekuensi adalah sumber daya ekonomi semata sehingga dinilai lebih beresiko dan yang selalu menjadi pemenang lelang adalah Operator yang didukung pemilik modal yang sangat kuat," kata Mas Wigrantoro.

Adapun "beauty Contest" diutarakan Mas Wigrantoro lebih digunakan untuk mengatasi kelemahan lelang.

Dengan mekanisme beauty contest, pemerintah berpeluang mengatur penggunan spektrum frekuensi memenuhi azas-azas yang tercantum dalam Undang-undang Telekomunikasi Nomor 36/1999 maupun azas-azas yang banyak dianut oleh berbagai negara yakni azas manfaat, pemerataan, dan keadilan.

Mas Wigrantoro berpendapat, setiap pilihan kebijakan memiliki konsekuensi.

Jika Kemenkominfo menetapkan lelang sebagai mekanisme pemberian tambahan kanal 3G, maka konsekuensinya adalah operator harus membayar sejumlah melalui "up front fee" (biaya di depan) dan biaya hak/sewa penggunaan frekuensi tahunan.


Bagi regulator dengan menerima uang sewa mestinya wajib membersihkan spektrum frekuensi dari penggunaan oleh orang lain yang tidak berhak atau yang secara melawan hukum, katanya.

Ditegaskannya, operator yang dinyatakan memenangkan lelang dengan membayar harga sewa tertinggi berhak mendapatkan spektrum frekuensi yang bersih dari gangguan atau interferensi dari pengguna spektrum frekuensi lainnya.

Jika regulator menyelenggarakan lelang, maka untuk memastikan kanal yang diberikan kepada penawar tertinggi bersih dari interferensi, direkomendasikan agar regulator mewajibkan operator CDMA yang berada di atas spektrum frekuensi 3G untuk menanggung semua biaya pemasangan filter, atau memindahkannya ke frekuensi lain yang tidak ber-interferense dengan Operator 3G yang berada di kanal 12.

Sebelumnya, Dirjen Sumberdaya Perangkat dan Pos Informatika Muhammad Budi Setiawan, mengatakan proses tambahan untuk kanal 11 dan 12 akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dokumen sudah dilengkapi, masalah intervensi kanal 12 yang kotor sudah disepakatai dengan model B2B. Tinggal masalah harga saja. Bulan-bulan inilah, tidak sebulan lagi. Mungkin dua bulan lagi saya yakin sudah bisa dilelang," ujar Budi Setiawan. (ar)

********************************************************************************

Gaptex
Phreaker
Phreaker

Posting : 238
Join date : 03.06.12
Age : 26
Lokasi : http://www.blackberly.org/forum

http://www.blackberly.org/forum

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik